RSS

HUKUM MINUM SAMBIL BERDIRI

19 Sep

Ada beberapa Hadits yang Melarang Minum Sambil Berdiri

  • Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan bahwa Nabi SAW melarang sambil minum berdiri. (HR. Muslim no. 2024, Ahmad no. 11775 dll)
  • Dari Abu Sa’id al-Khudriy, beliau mengatakan bahwa Nabi SAW melarang minum sambil berdiri. (HR. Muslim no. 2025, dll)
  • Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian minum sambil berdiri. Barang siapa lupa sehingga minum sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya.” (HR. Ahmad no 8135)

Hadits-Hadits yang Menunjukkan Bolehnya Minum Sambil Berdiri

  • Dari Ibnu Abbas beliau mengatakan, “Aku memberikan air zam-zam kepada Rasulullah SAW. Maka beliau lantas minum dalam keadaan berdiri.” (HR. Bukhari no. 1637, dan Muslim no. 2027)
  • Dari An-Nazal, beliau menceritakan bahwa Ali radhiyallahu ‘anhu mendatangi pintu ar- Raghbah lalu minum sambil berdiri. Setelah itu beliau mengatakan, “Sesungguhnya banyak orang tidak suka minum sambil berdiri, padahal aku melihat Rasulullah SAW pernah melakukan sebagaimana yang baru saja aku lihat.” (HR. Bukhari no. 5615)
  • Dalam riwayat Ahmad dinyatakan bahwa Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Apa yang kalian lihat jika aku minum sambil berdiri. Sungguh aku melihat Nabi SAW  pernah minum sambil berdiri. Jika aku minum sambil duduk maka sungguh aku pernah melihat Nabi SAW  minum sambil duduk.” (HR Ahmad no 797)
  • Dari Ibnu Umar beliau mengatakan, “Di masa Nabi SAW  kami minum sambil berdiri dan makan sambil berjalan.” (HR. Ahmad no 4587 dan Ibnu Majah no. 3301 serta dishahihkan oleh al-Albany)
  • Di samping itu Aisyah dan Said bin Abi Waqqash juga memperbolehkan minum sambil berdiri, diriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu Zubaer bahwa beliau berdua minum sambil berdiri. (lihat al-Muwatha, 1720 – 1722)

Lalu bagaimana kita menyikapinya? Para ulama pun berbeda pendapat mengenai hal ini.

Syeikh Al-Albani rahimahullah, di dalam kitabnya As-Silsilah Shahihah, lebih cenderung untuk melarang seseorang minum sambil berdiri, kecuali dalam keadaan udzur. Meskipun demikian, beliau tetap mengakui keshahihan hadits-hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW minum sambil berdiri.

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berpendapat bahwa hukum minum sambil berdiri mutlak dibolehkan. Lantaran ada hadits shahih yang cukup banyak yang menyebutkan bahwa nabi SAW melakukannya. Meskipun demikian beliau pun menerima keshahihan hadist yang melarang minum sambil berdiri. Maka kesimpulan beliau bahwa minum itu boleh sambil berdiri, tapi lebih utama bila sambil duduk. Dengan lafadz itu pula beliau menuliskan pendapatnya dalam kitab Riyadhus-Shalihin dalam “Bab penjelasan tentang bolehnya minum sambil berdiri dan penjelasan tentang yang lebih sempurna dan lebih utama adalah minum sambil duduk.”

Sebagian ulama dari kalangan mazhab Malik mengatakan bahwa hadits-hadits yang melarang minum sambil berdiri adalah hadits yang mansukh, yaitu hadits yang dhaif derajatnya. Bahkan sebagian lain mengatakan bahwa hadits-hadits itu sudah dihapus hukumnya. Lihat Al-Mausu”ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 19, 2010 in Syariah

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: