RSS

KEUTAMAAN AL-QUR’AN (part 1)

19 Sep

Al- Qur’an merupakan kalam Allah yang merupakan mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Muhammad, yang berfungsi sebagai penyempurna kitab-kitab Allah lain yang diturunkan pada nabi-nabi sebelumnya (Taurat, Injil, dan Zabur) yang masih berupa mushaf/ lembaran-lembaran/pun gulungan-gulungan, juga hanya berlaku pada masa kenabian tersebut. Berbeda halnya dengan Al-Qur’an yang merupakan kitab Universal, yang digunakan sebagai pedoman bagi setiap insan yang ada di dunia ini dalam menapaki hidup, agar selamat dan berhasil baik di dunia maupun diakhirat, baik mereka (red: orang yang tidak mengimani Al-Qur’an) percaya ataupun tidak.

Adapun mengenai keaslian Al-Qur-an itu sendiri, Allah sendiri telah berjanji bahwa Dia yang akan menjaganya sehingga tidak akan diragukan keaslian seluruh isinya, hal ini sesuai dengan Q.S Al Hijr ayat: 9 “ Sungguh Kami yang telah menurunkan Al-Qur’an dan Sungguh Kami pula yang akan menjaganya

Mengenai keutamaan Al-Qur’an, baik secara keseluruhan maupun keutamaan dari surat-surat dalam Al-Qur’an, sungguh terdapat banyak hadist Nabi yang menerangkan keutamaan Al-Qur’an itu sendiri, bahkan walaupun kita baru membacanya, pahalanya sangat besar sekali di sisi Allah Azza wa Jalla, apalagi apabila kita mengkaji dan memahami kandungan yang terdapat dalam Al-Qur’an juga mengamalkannya, sungguh kita akan menjadi manusia pilihan yang dijanjikan Allah termasuk dalam golongan orang-orang bertaqwa, sesuai dengan firman Allah dalam Q.S Al Baqarah ayat 2: “Tidak ada keraguan di dalamnya (Al-Qur-an), dan merupakan petunjuk bagi orang yang bertaqwa”.

Berikut dipaparkan beberapa keutamaan Al-Qur’an menurut hadits Nabi SAW:

  • Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah swt dan mendirikan sembahyang dan menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah SWT menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari anugerah-Nya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Fathiir 35:29-30)
  • “Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (Riwayat Al-Bukhari)
  • “Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam Surga bersama-sama dengan Rasul-Rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya terbata-bata (terputus-putus) dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
  • “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti raihanah yang baunya harum sedang rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti hanzhalah yang tidak berbau sedang rasanya pahit.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
  • “Sesunggunya Allah SWT mengangkat derajat beberapa golongan manusia dengan kalam ini (Al-Qur’an) dan merendahkan derajat golongan lainnya.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
  • “Bacalah Al-Qur’an karena dia akan datang pada hari Kiamat sebagai juru syafaat bagi pembacanya.” (Riwayat Muslim)
  • “Tidak bisa iri hati, kecuali kepada dua seperti orang: yaitu orang lelaki yang diberi Allah swt pengetahuan tentang Al-Qur’an dan diamalkannya sepanjang malam dan siang; dan orang lelaki yang dianugerahi Allah SWT harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang malam dan siang.” (Riwayat Bukhari & Muslim)
  • “Barangsiapa membaca satu huruf Kitab Allah, maka dia mendapat pahala satu kebaikan sedangkan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetapi Alif, satu huruf dan Lam satu huruf serta Mim satu huruf.” (Riwayat At-Tirmidzi)
  • Rasulullah saw bersabda, Allah berfirman: “Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya. (Riwayat Tirmidzi)
  • “Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.” (Riwayat Tirmidzi)
  • “Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i)
  • “Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah di dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini.” (Riwayat Abu Dawud)
  • Abdul Humaidi Al-Hamani, berkata: “Aku bertanya kepada Sufyan Ath-Thauri, manakah yang lebih engkau sukai, orang yang berperang atau orang yang membaca Al-Qur’an?” Sufyan menjawab: “Membaca Al-Qur’an. Karena Nabi saw bersabda. ‘Orang yang terbaik di antara kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Related Post : ………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………..

More at : Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an

 
 

Tag: , , ,

4 responses to “KEUTAMAAN AL-QUR’AN (part 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: